A Legal Analysis of Criminal Offenses in Employment Affecting Other Persons Within the Workplace, Viewed in Light of Act No. 1 of 1970 regarding Work Safety
DOI:
https://doi.org/10.55927/fjst.v4i7.115Keywords:
Employment Crimes, Any Other Person, Workplace, Work Safety, Law No. 1 of 1970Abstract
The increasing incidence of occupational accidents in Indonesia underscores the crucial importance of Occupational Safety and Health (OSH) as well as the suboptimal enforcement of corporate criminal liability for OSH violations. This normative juridical research analyzes the application of corporate criminal law, corporate accountability factors, and aspects of protection for workers as well as 'any other persons'. The findings indicate that suboptimal legal implementation stems from low corporate awareness and ineffective sanctions within the Occupational Safety Law, thereby leading to enforcement inconsistencies. Although corporate accountability factors are identified, establishing such liability proves complex. This study recommends the reform of the OSH Law to strengthen sanctions and clarify legal subjects; the mandatory implementation of comprehensive OSH standards by corporations; and stricter government oversight.
References
Agusmidah. (2010). Hukum ketenagakerjaan Indonesia. Ghalia Indonesia.
Amrani, H. (2019). Politik pembaharuan hukum pidana. UII Press.
Andrisman, T. (2009). Hukum pidana: Asas-asas dan aturan umum hukum pidana Indonesia. Universitas Lampung.
Apriliani, C., et al. (2022). Keselamatan dan kesehatan kerja. Global Eksekutif Teknologi.
Bambang S., R. J. (2013). Hukum ketenagakerjaan. Pustaka Setia.
Christiansen, K. O. (1974). Some consideration on the possibility of a rational criminal policy. In Resource Material Series No. 7 (p. 75). UNAFEI.
Faisal, A., Gumay, D. K. A., Simamora, T. A., & Tarina, D. D. Y. (2024). Analisis penerapan K3 pada perusahaan yang menyebabkan buruh meninggal dunia berdasarkan putusan nomor 107/PID.C/2021/PN.KIS. Indonesian Journal of Law and Justice, 1(4), 10.
Girsang, R. F., Syahrin, A., & Yunara, E. (2024). Pertangungjawaban pidana pemegang saham pada tindak pidana korporasi dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (JIHHP), 4(5).
Hamzah, A. (1994). Asas-asas hukum pidana. Rineka Cipta.
Huda, C. (2006). Dari tindak pidana tanpa kesalahan menuju kepada tiada pertanggung jawab pidana tanpa kesalahan. Kencana.
Husni. (2010). Hukum ketenagakerjaan Indonesia. Raja Grafindo Persada.
Ismaidar, I., Zarzani, T. R., & Habeahan, D. (2024). Pertanggungjawaban korporasi atas tindak pidana penggelapan dana nasabah yang dilakukan oleh oknum pegawai bank. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(3), 7940–7950.
Kompas.com. (2021, June 10). 12 tahun, pemerintah guyur Rp 11,27 triliun ganti rugi korban Lapindo.
Kristian. (2016). Kejahatan korporasi (di era modern dan sistem pertanggungjawaban pidana korporasi). Refika Aditama.
Mahkamah Agung Republik Indonesia. (n.d.). Hasil pencarian untuk “p2k3” dalam Direktori Putusan.
Maimun. (2004). Hukum ketenaga kerjaan suatu pengantar. Pradnya Paramita.
Malau, P. (2020). Penerapan pidana terhadap korporasi sebagai pelaku kejahatan dalam perlindungan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) buruh di Indonesia. Jurnal Mercatoria.
Marbun, R. J., Rahmayanti, R., & Faisal, M. R. (2024). Penerapan hukum ketenagakerjaan terhadap pekerja/buruh yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) pasca berlakunya Undang Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Jurnal Darma Agung, 32(1), 420–430.
Masriani, Y. T. (2009). Pengantar hukum Indonesia. Sinar Grafika.
Moeljatno. (1993). Asas-asas hukum pidana (Cet. ke-5). Rineka Cipta.
Muladi. (2013). Pertanggungjawaban pidana korporasi (corporate criminal responsibility) dalam kerangka 'The Legal environment of business'. Perpustakaan Elsam.
Nareswari, M. C. (2024). Pertanggungjawaban pidana korporasi dalam kecelakaan kerja yang mengakibatkan pekerja meninggal dunia [Skripsi tidak dipublikasikan]. Universitas Islam Indonesia.
Nashuha. (2023). Analisa penerapan K3 pada proyek pembangunan bendungan Rukoh Kabupaten Pidie, Aceh (PT Nindya Karya) [Tugas akhir tidak dipublikasikan]. Universitas Semarang.
Notoatmodjo, S. (2007). Promosi kesehatan dan ilmu perilaku. Rineka Cipta.
Nurhayati, S. (2009). Efektivitas jamsostek dalam memberikan perlindungan hukum terhadap tenaga kerja (studi pada perusahaan swasta di kota Medan) [Tesis tidak dipublikasikan]. Universitas Pembangunan Panca Budi.
Nurhayati, S., & Sumarno. (2021). Law enforcement against the implementation of the provisions payment of workers’ wages is reviewed from aspects of employment criminal law. International Journal of Research and Review, 8(9).
Packer, H. L. (1968). The limits of the criminal sanction. Stanford University Press.
Pohan, M., & Yanti, R. (2020). Analisis yuridis terhadap perjanjian kerja dalam perusahaan perkebunan. Jurnal Cahaya Keadilan, 8(1), 1–19.
Prinst, D. (1994). Hukum ketenagakerjaan Indonesia (buku pegangan pekerja untuk mempertahankan hak-haknya). Citra Aditya Bakti.
Prokoso, D. (1982). Asas-asas hukum pidana. Ghalia Indonesia.
Ramadani, S. (2018, October). Protection of workers in the implementation of the principle of human rights citizens in Indonesia: Surya Nita; Suci Ramadani. International Conference of ASEAN Perspective and Policy (ICAP), 1(1), 325–333.
Ramadani, S., Danil, E., Sabri, F., & Zurnetti, A. (2021). Criminal law politics on regulation of criminal actions in Indonesia. Linguistics and Culture Review, 5(S1), 1373–1380.
Rambing, R. J., et al. (n.d.). Pertanggungjawaban pidana pelaku yang menyebabkan kecelakaan kerja terhadap korban buruh bangunan perumahan ditinjau dari Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang. Jurnal Hukum.
Reksodiputro, M. (1989). Pertanggungjawaban pidana korporasi dalam tindak pidana korporasi [Makalah seminar]. Seminar Nasional Kejahatan Korporasi, Semarang, Indonesia.
Reksodiputro, M. (1994). Kemajuan pembangunan ekonomi dan kejahatan. Pusat Pelayanan Keadilan dan Pengabdian Masyarakat.
Saleh, R. (1985). Beberapa catatan sekitar perbuatan dan kesalahan dalam hukum pidana. Aksara Baru.
Santoso, B. (2012). Bab-bab tentang hukum perburuhan. Pustaka Larasan.
Sianturi, S. R. (1996). Asas-asas hukum pidana Indonesia dan penerapanya (Cet. ke-4). Alumni Ahaem-Peteheam.
Soekanto, S. (2013). Faktor-faktor yang mempengaruhi penegakan hukum (Cet. ke-12). Rajawali Press.
Sofyan, A., & Azisa, N. (2016). Hukum pidana. Pustaka Pena Press.
Subkhi, Y. (2012). Perlindungan tenaga kerja alih daya (outsourcing) perspektif Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan Hukum Islam. UIN Maliki Malang.
Sudarto. (1990/1991). Hukum pidana 1 A -1 B. Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman.
Tetehuka, H. S. (2019). Tindak pidana kejahatan di bidang ketenagakerjaan menurut Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Jurnal Lex Crimen, 8(6), 61.
Zarzani, T. R., & Barus, J. N. B. (2024). Corporate punishment. International Journal of Synergy in Law, Criminal, and Justice, 1(1), 22–25.
Zarzani, T. R., Ismaidar, I., & Fahriza, W. (2024). Dimensions of corporate crime. International Journal of Law, Crime and Justice, 1(2), 108–113.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Muhammad Mujahidin ZA, Rahmayanti Rahmayanti, Suci Ramadani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






























