Experimental Investigation of Cooling Effects on the Tensile Strength of ST 37 Steel Welded by SMAW

Authors

  • Jandri Fan HT Saragi Politeknik Negeri Medan
  • Eka Putra Dairi Boangmanalu Politeknik Negeri Medan
  • Franklin Taruyun Hudeardo Sinaga Politeknik Negeri Medan
  • Nisfan Bahri Politeknik Negeri Medan
  • Abri Andry Saresa Marbun Politeknik Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.55927/fjst.v4i11.282

Keywords:

SMAW Welding, Cooling Media, Cooling Delay Time, Tensile Strength, ST 37 Steel

Abstract

This study aims to analyze the effect of cooling media and cooling delay time on the tensile strength of ST 37 steel welded using the Shielded Metal Arc Welding (SMAW) process. Three types of cooling media were used: water, oil, and air, with delay variations of 0, 30, and 60 seconds. Tensile testing was conducted to determine the influence of these treatments on joint strength. The results show that both cooling media and delay time significantly affect tensile strength. Water cooling without delay produced the highest tensile strength, while air cooling with a 60-second delay resulted in the lowest. It is concluded that faster cooling rates enhance tensile strength by forming finer and more uniform microstructures.

References

Mubarok, A., Setiawan, R., & Purnomo, B. (2023). Pengaruh media pendingin terhadap kekuatan tarik hasil pengelasan SMAW pada baja karbon rendah. Jurnal Teknik Mesin Nusantara, 12(2), 45–52.

Zulhafril, R., Siregar, A. P., & Nasution, M. F. (2021). Analisis kekuatan tarik sambungan las SMAW baja ST 37 dengan variasi media pendingin. Jurnal Rekayasa Material dan Energi, 8(1), 27–34.

Nasution, A. R., & Hutabarat, M. H. (2024). Pengaruh laju pendinginan terhadap sifat mekanik dan struktur mikro baja karbon sedang hasil pengelasan SMAW. Jurnal Teknologi dan Aplikasi Mesin, 15(1), 58–65.

Siregar, D. S., Simanjuntak, J., & Tarigan, R. (2022). Studi variasi pendinginan dan pengaruhnya terhadap hasil kekuatan tarik sambungan las SMAW pada baja ST 37. Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, 10(3), 99–107.

Pratama, D., & Wicaksono, H. (2022). Pengaruh waktu pendinginan terhadap kekuatan tarik hasil las SMAW pada baja karbon rendah. Jurnal Teknologi Rekayasa, 9(4), 211–218.

Samosir, B. E., & Hutapea, A. P. (2023). Analisis sifat mekanik hasil las SMAW dengan variasi arus dan media pendingin. Jurnal Aplikasi Teknik Mesin, 14(2), 122–130.

Harahap, M. D., & Lubis, A. M. (2021). Pengaruh media pendingin terhadap perubahan mikrostruktur dan kekuatan tarik baja ST 37. Jurnal Sains dan Teknologi Material, 7(1), 37–43.

Lubis, R., & Manurung, S. (2020). Kajian eksperimental pengaruh media pendinginan terhadap kekuatan sambungan las SMAW baja karbon sedang. Jurnal Rekayasa Produksi, 5(2), 88–95.

Rahmawati, E., & Suryadi, F. (2022). Pengaruh variasi arus dan pendinginan terhadap kekerasan dan kekuatan tarik hasil pengelasan SMAW. Jurnal Energi dan Manufaktur, 11(1), 25–32.

Ginting, J. P., & Tambunan, R. (2023). Analisis efek pendinginan terhadap kekuatan tarik dan kekerasan baja ST 37 hasil pengelasan busur listrik. Jurnal Teknologi Metalurgi, 6(2), 76–84.

Simatupang, L., & Pane, T. M. (2021). Pengaruh waktu pendinginan terhadap sifat mekanik hasil las SMAW pada baja karbon rendah. Jurnal Teknik Material dan Produksi, 9(3), 103–110.

Ramadhan, A., & Yuliana, N. (2024). Perbandingan hasil pengelasan SMAW dengan variasi media pendingin terhadap kekuatan tarik baja ST 37. Jurnal Teknologi Terapan, 13(1), 49–56.

Published

2025-11-28