Integrated Nursing-Pharmacy Management: Vitamin C Levels at Air Itam Community Health Center

Authors

  • Lili Amaliah Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Muhamad Seto Sudirman Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang
  • Syamsul Rizal Sinulingga Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang
  • Martha Meti Kody Poltekkes Kemenkes Kupang
  • Neng Nurwiatin Balai Besar Peningkatan dan Pengembangan Ilmu Pelayaran Jakarta (BP3IP Jakarta)

DOI:

https://doi.org/10.55927/fjst.v4i11.314

Keywords:

Vitamin C, Belinyu Health Center, Deviation Rate

Abstract

This study was conducted to find out the picture of vitamin C tablet levels at the Air itam Health Center and to find out the deviation in the vitamin C tablet levels at the Air Itam Health Center based on the comparison with the vitamin C levels stated on the packaging. This research was conducted at the Mathematics and Natural Sciences Laboratory, Faculty of Fisheries, Agriculture and Biology, University of Bangka Belitung. This type of research is experimental with a Posttest Only Design design. This research was carried out by determining the level of vitamin C tablets qualitatively and quantitatively. Determination of vitamin C levels is carried out by the iodymetry method and reaction with benedict reagents. The test tablets used were 20 tablets each test taken randomly. The results of this study showed that vitamin C tablets met the requirements for uniformity of weight and showed an irregularity in vitamin C levels.  In conclusion, vitamin C levels have a deviation in levels.

References

Andarwulan, N dan Sutrisno, K. 1992. Kimia Vitamin. Rajawali. Jakarta

Almatsier, S. 2010. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta

Bander, A. 1979. Food Processing and Nutritions. Academy press. London

BPOM RI. 2012. Pedoman Teknis Cara Distribusi Obat Yang Baik.

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia

Carr A.C and Frei. B. 1999. Toward a New Recommended Dietary Allowance for Vitamin C Based on Antioxidant and Health Effect in humans. Am. J. Clm. Nutr 69, 1086-1107

Citrosomo, S S. 1984. Botani Umum 2. Angkasa. Bandung

Combs G. 1992. Vitamin C dalam Wardani, Laras A. Validasi Metode Analisis dan Penentuan Kadar Vitamin C pada Minuman Buah Kemasan dengan Spektrofotometri UV-Visible

Depkes RI. 1995. Farmakope Indonesia. Edisi IV. Departemen Kesehatan. Jakarta

2004. Penyimpanan obat. Departemen Kesehatan. Jakarta

2014. Puskesmas. Departemen Kesehatan. Jakarta

2014. Penyimpanan obat. Departemen Kesehatan. Jakarta

Gandjar, L.G dan Rohman, A. 2007. Kimia Farmasi Analisis. Cetakan II. Pustaka Pelajar. Yogyakarta

Goodman and Gilman. 2007. Dasar Farmakologi Terapi Edisi 10, diterjemahkan oleh Amalia, Penerbit Buku Kedokteran EGC Jakarta

Guyton, A.C dan Hall, J.E. 2008. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran, Edisi II. EGC. Jakarta

Hartoyo. 1993. Penetapan Kadar Asam Askorbat Dalam Bentuk Tablet Vitamin C Dengan Pengkondisian dan Tanpa Pengkondisian dengan Secara Iodimetri dari Beberapa Industri Farmasi Yang diperdagangkan. Skripsi.Universitas Diponogoro: Semarang.

Hahn. 1996. The Interest Complete Reference. Edisi 2. McGraw Hill. New york

Helmiyasi., Hastuti R.B., dan Prihastanti. E. 2008. Pengaruh Lama Penyimpanan Terhadap Kadar Gula Dan Vitamin C Pada Buah Jeruk Siam (Citrus Nobilis Var. Microcarpa). Journal Buletin Anatomi Dan Fisiologi (16): 33-37.

Irianto, Koes. 2013. Solusi Sehat Peranan Vitamin dan Mineral Bagi Kesehatan. CV Yrama Vidya. Bandung

Khopkar, S.M. 2008. Konsep Dasar Kimia Analitik. Universitas Indonesia Press. Jakarta

Levine M. Dhariwal K.R. Whetch R.W. Wang Y dan Park J.B. 1995. Determinan of Optimal Vitamin C Requirment in Human. Am.J.Clin. 62 (suppl) 1347S-1356S

Linder, M.C. 2006. Biokimia Nutrisi dan Metabolisme dengan Pemakaian Secara Klinis. Universitas Indonesia. Jakarta

Machlin, L.J dan Bendich, A. 1987. Free Radical Tissue Damage: Protective Role of Antioxidant Nutrient, 441-445

Mursidi, A. 2007. Pengantar Kimia Farmasi Analisis Volumetri dan Gravimetri. UGM Press. Yogyakarta

Lestari, N, 2013. Pengaruh Kondisi Penyimpanan Obat Terhadap Kualitas Tablet Vitamin C Di Puskesmas Kecamatan Pontianak Kota. Skripsi. Universitas Tanjung Pura. Pontianak.

Padayatti. SJ et al. 2003. Review Vitamin C as Antioxidant Evaluation of Its Role in Disease Preventation. Journal of American College of Nutrition.

Puskesmas Belinyu. 2010. Profil Puskesmas Belinyu.

Riduwan. 2011. Dasar-Dasar Statistika. Alfabeta. Bandung

Rohman, A. 2007. Kimia Farmasi analisis. Pustaka Pelajar. Yogyakarta

Saputra. 2013. Pengaruh Variasi Tempat Penyimpanan Terhadap Kadar Vitamin C pada Minuman Bersuplemen. Karya Tulis Ilmiah. Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang. Pangkalpinang

Sediaoetomo. 1987. Ilmu Gizi Untuk Profesi dan Mahasiswa. PT. Dian Rakyat. Jakarta

Sumardjo, D. 2009. Pengantar Kimia. Penerbit Buku Kedokteran EGC. Jakarta

Syarief, R., S.Santausa, St.Ismayana B. 1989. Teknologi Pengemasan Pangan. Laboratorium Rekayasa Proses Pangan, PAU Pangan dan Gizi, IPB.

Underwood, A.L dan R.A Day. JR. 1986. Analisisi Kimia Kuantitatif. Edisi kelima. Erlangga. Jakarta

Vitamin C [online], tersedia: http//id. Wikipedia.org/wiki/vitamin C (diakses pada tanggal 15 Februari 2024)

Vogel. 1994. Kimia Analisis Kuantitatif Anorganik. Buku Kedokteran EGC. Jakarta

Voight,R. 1995. Lehrbuch Der Pharmazeutischen Technologie, 5th Ed, 165-226. Terjemahan soewandhi, S.N. UGM-press. yogyakarta

Wardani, laras. 2012. Validasi Metode Analisis dan Penentuan Kadar Vitamin C pada Minuman Buah Kemasan dengan Spektrofotometri UV-Visible. Skripsi. Universitas Indonesia. Jakarta

Watson, D. 2010. Analisis Farmasi. Penerbit Buku Kedokteran EGC. Jakarta

Published

2025-11-30